IAI Rawa Aopa Sambut Hangat Delegasi Koperasi Homestay Telok Ketapang Kuala Terengganu

Redaksi Helo Jakarta
19 Jul 2026 10:50
News 0 11
2 menit membaca

Helojakarta.com, Kendari – Delegasi Koperasi Homestay Teluk Ketapang Kuala Terengganu, Malaysia, telah tiba di Bandara Haluoleo Kendari, Minggu (19/7/2026). Kedatangan mereka di ibu kota Sulawesi Tenggara ini merupakan agenda awal sebelum bertolak menuju kampus Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa di Konawe Selatan untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis di bidang pengabdian masyarakat dan pariwisata syariah.

Setibanya di bandara, Azmi Bin Abd Azis yang akrab dipanggil Cikgu Azmi menyatakan bahwa mereka sangat antusias untuk segera bertukar pikiran dengan civitas akademika di Konawe Selatan. Pihak delegasi juga menyebutkan bahwa perjalanan dari Terengganu ke Kendari ini menjadi jembatan penting untuk mempererat hubungan bilateral berbasis komunitas.

“Kami sangat bersyukur telah tiba di Kendari dengan selamat. Saat ini kami sedang bersiap penuh untuk melanjutkan perjalanan ke IAI Rawa Aopa Konawe Selatan demi mendiskusikan program pemberdayaan ekonomi warga secara langsung,” ujar Pimpinan Koperasi Homestay saat ditemui di area kedatangan bandara.

Pihak IAI Rawa Aopa yang menyambut di Kendari menjelaskan bahwa seluruh persiapan penyambutan di kampus

utama telah rampung. Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke mengonfirmasi bahwa pertemuan ini akan berfokus pada integrasi konsep eco-tourism dengan program pengabdian masyarakat yang selama ini dijalankan oleh para dosen dan mahasiswa.

“Ini adalah momentum emas bagi kami. Kami sudah bersiap menyambut kehadiran para pengelola Koperasi Homestay Teluk Ketapang untuk belajar langsung mengenai tata kelola pariwisata berbasis komunitas yang telah sukses diterapkan di Malaysia,” ungkap Wakil Rektor IAI Rawa Aopa, Ismail Suardi Wekke, melalui saluran telepon saat mengoordinasikan persiapan akhir.

Setelah beristirahat sejenak di Kendari, rombongan langsung bersiap menempuh jalur darat menuju Konawe Selatan. Salah seorang perwakilan mahasiswa yang ikut dalam tim penjemput mengaku tidak sabar untuk membawa para tamu melihat langsung potensi desa binaan kampus yang berbatasan dengan kawasan taman nasional.

“Peluang diskusi langsung dengan praktisi internasional ini sungguh luar biasa bagi kami. Saya berharap kunjungan ke kampus kami nanti bisa melahirkan program magang internasional yang membuka wawasan mahasiswa,” kata perwakilan mahasiswa tersebut dengan penuh semangat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x