Kemenag RI dan Australian Catholic University Resmi Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Redaksi Helo Jakarta
24 Agu 2026 12:59
3 menit membaca

Media NTB, Jakarta – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Australian Catholic University (ACU) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan tinggi, penelitian, dan pengembangan kapasitas akademik. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperluas jejaring internasional perguruan tinggi keagamaan di bawah naungan Kemenag RI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan antara delegasi ACU yang dipimpin Vice-Chancellor and President of ACU, Prof. Zlatko Skrbis, dengan Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A., serta Pelaksana Tugas Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Prof. Sahiron.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi ruang untuk membahas berbagai peluang kerja sama antara kedua institusi. Hadir pula jajaran pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI serta perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Penandatanganan MoU kemudian dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 8 Kantor Kemenag. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zlatko Skrbis menyampaikan antusiasme ACU untuk membangun kerja sama dengan perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dapat menjadi ruang penting untuk memperluas pertukaran akademik, pengetahuan, dan pengalaman lintas budaya.

Kemenag RI menyambut positif kerja sama tersebut. Kolaborasi dengan ACU diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi keagamaan Islam sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi pengembangan program akademik, studi lanjut, pertukaran sivitas akademika, serta riset bersama. Dengan semakin luasnya jejaring internasional, mahasiswa dan dosen perguruan tinggi keagamaan diharapkan memiliki akses yang lebih besar terhadap pengalaman akademik dan perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

Usai agenda penandatanganan MoU, delegasi ACU juga diajak melakukan kunjungan kehormatan ke Masjid Istiqlal. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi delegasi Australia untuk mengenal lebih dekat salah satu ikon keagamaan dan kebudayaan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi ACU melihat langsung kemegahan arsitektur Masjid Istiqlal, termasuk sejumlah elemen budaya yang terdapat di dalamnya, seperti bedug raksasa di ruang salat utama. Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang hidup berdampingan dengan keberagaman budaya dan tradisi.

Kerja sama antara Kemenag RI dan Australian Catholic University diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi. Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat kualitas sumber daya manusia, memperluas kerja sama riset, serta mendorong dialog dan pemahaman lintas budaya antara Indonesia dan Australia.(Koresponden NTB-01)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x