Etika AI dan Tanggung Jawab Mahasiswa di Perguruan Tinggi Disoroti LTMI PB HMI dan SEAAM

Redaksi Helo Jakarta
11 Jan 2026 07:56
2 menit membaca

Andoolo — Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (LTMI PB HMI) bersama Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) menyoroti pentingnya etika pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) serta tanggung jawab mahasiswa dalam pendidikan tinggi melalui International Seminar on Higher Education yang diselenggarakan secara hybrid di Andoolo pada 9–10 Januari 2026, dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi dan komunitas akademik.

Dalam salah satu sesi utama, Associate Professor Dr. Mutia Siba Abdul Halim dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA), Malaysia, menegaskan bahwa AI telah menjadi bagian dari ekosistem perguruan tinggi, namun penggunaannya harus tetap berlandaskan nilai etika dan kemanusiaan.

“Artificial Intelligence telah mengubah cara universitas mengajar, meneliti, dan mengelola sistem akademik. Namun, teknologi tidak boleh menggantikan tujuan utama pendidikan, yaitu membentuk manusia yang berintegritas,” ujar Dr. Mutia.

Ia menekankan bahwa kampus harus berperan aktif dalam menyusun pedoman etis penggunaan AI, sekaligus membekali dosen dan mahasiswa dengan literasi AI yang kritis.

“AI tidak sepenuhnya netral. Ia membawa nilai dan asumsi dari manusia yang menciptakannya. Karena itu, universitas harus memimpin dalam memastikan penggunaan AI yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Terkait peran mahasiswa, Dr. Mutia menegaskan bahwa AI seharusnya digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis.

“Mahasiswa boleh menggunakan AI untuk eksplorasi ide dan sudut pandang awal, tetapi analisis dan kesimpulan harus tetap berasal dari pemikiran mereka sendiri,” tegasnya. Melalui seminar ini, LTMI PB HMI dan SEAAM mendorong perguruan tinggi untuk mengintegrasikan inovasi teknologi dengan nilai etika dan human flourishing, agar transformasi digital tidak menghilangkan esensi pendidikan tinggi.

TMI 01

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x